Menu

Percik Kata Nieke

Rabu, 27 Juli 2022

Halo Surabaya Heritage: Review Resto

Suka makanan Indonesia dengan suasana rumah kuno? Coba makan di Halo Surabaya Heritage.

Review resto Halo Heritage Surabaya
Review resto kafe Halo Surabaya Heritage, Jl Kartini, Surabaya.


Saya baru sadar kalau di sepanjang Jalan RA Kartini Surabaya bertaburan kafe dan resto yang menyenangkan. Ini terjadi setelah saya membuka Google dan mengetik kata kunci 'kafe di sekitar jalan Kartini Surabaya'. Lalu bermunculan nama-nama kafe beserta fotonya di halaman daftar pencarian.

Bermula dari rencana hendak bertemu sahabat saya untuk curhat dan mengobrol. Kebetulan dia hari itu ada jadwal hendak konsultasi dengan dokter kulitnya yang berlokasi di Jalan RA Kartini. Saya memutuskan lokasi ketemuan di sekitar klinik dokternya, supaya tinggal ngesot.

Selama pandemi, saya jarang keluar rumah. Memang banyak bertaburan tempat unik di sekitar Jalan RA Kartini. Satupun belum saya coba. Akhirnya saya memutuskan menjajal Halo Surabaya Heritage, sebuah resto dengan bangunan rumah kuno. Di kompleks bangunan yang sama, terdapat Kopi Soe.

Sementara itu, di seberang Halo Surabaya Heritage, ada beberapa kafe dan resto juga. Lumayan nih, batin saya, rampung dari Halo Surabaya Heritage bisa jalan-jalan lalu icip-icip makanan dan minuman alias kulineran.  

Rupanya sahabat saya, Effie, telah tiba terlebih dulu. Di luar dugaan, sebab seharusnya pukul 10 pagi adalah jadwal konsultasinya dengan dokter kulit. "Dokternya mengundurkan jadwal pukul 12.30," kata Effie, mengirim pesan dengan aplikasi perpesanan Whatsapp. Seharusnya kami janjian pukul 11 siang.

Duh, padahal jam segitu saya masih berjibaku dengan memenuhi urusan perdapuran. Saya buru-buru menyelesaikan tugas rumah. Pesan dari Effie kembali datang. Kali ini disertai foto interior bangunan Halo Surabaya Heritage. "Kalau kita foto-foto pakai kebaya cocok, nih," ucapnya dalam pesan Whatsapp.

Saya menyempatkan melihat koleksi batik di lemari. Untunglah saya punya atasan batik kutu berukuran M dan L, berwarna kuning dan merah. Sepertinya cocok buat suasana seolah kami kembaran baju. "Tak bawakan baju batik ya," saya membalas pesan pendek Effie.

Saya baru bisa sampai Halo Surabaya Heritage lewat dari pukul 11 siang. Ada yang berubah dari suasana jalan RA Kartini. Sebelum pandemi, jalan itu biasanya macet dipenuhi kendaraan yang menuju jalan Raya Darmo, atau jalan-jalan di sekitar Jalan RA Kartini. Namun siang itu, jalan RA Kartini lengang. Saya pangling dan kaget. Sebegitu pandemi mengubah perekonomian dan situasi jalanan.

Mobil taksi daring memasuki halaman depan bangunan yang sekaligus berfungsi sebagai tempat parkir. Halamannya cukup luas. Di atas pintu masuk bangunan rumah tersebut terpasang papan bertuliskan Halo Surabaya Heritage. 


Halo Surabaya Heritage, food review
Halo Surabaya Heritage, tampak depan.
Halaman parkirnya luas.


Begitu membuka dua daun pintu, saya mendapati suasana seperti rumah. Ubin-ubinnya motif kuno. Empat buah meja marmer abu-abu muda dengan empat kursi kayu dipadu anyaman rotan ditata di setiap sudut ruang. 


resto kafe di sekitar jalan Kartini Surabaya
Suasana resto Halo Surabaya Heritage, Jl Kartini Surabaya.
Ubinnya bermotif antik.

"Selamat datang, untuk berapa orang?" seorang pegawai menyambut kedatangan saya.

Wow, sambutannya sudah seperti suasana resto atau hotel. "Saya janjian dengan teman saya," ucap saya.

"Oh, silakan masuk, mungkin di bagian dalam, Kak," katanya.

Ruang pertama dengan empat meja tadi seperti ruang tamu. Saya melangkahkan kaki menuju ruang berikutnya, tanpa pintu langsung menyambung ke sebuah ruangan memanjang dengan meja-meja dan kursi-kursi. Bagian sebelah kanan terlihat jendela kecil menuju dapur. Sebelah kiri terlihat kaca-kaca besar dengan pemandangan halaman luar bangunan. 


review resto kafe Halo Heritage Surabaya
Suasana resto Halo Surabaya Heritage menyerupai rumah
dengan barang-barang antik. Ada radio kuno dipajang di rak bawah.
Foto oleh Effie.

instagramable kafe, heritage resto, sekitar jalan Kartini Surabaya
Kalau ke Halo Surabaya Heritage, coba kenakan kebaya biar
lebih bagus kalau foto-foto.


Saat saya masuk, sudah ada beberapa pengunjung resto. Sahabat saya duduk di sebuah meja dengan dua kursi. Ia melambaikan tangannya. Di meja terlihat segelas es teh dan sepiring tahu petis, serta menu resto. Usai mengintip menu, saya memesan teh manis panas dan satu porsi kentang goreng.  

review restoran, review kafe, Halo Surabaya Heritage
Tahu petis dan es teh manis Halo Surabaya Heritage.
Meja marmernya bagus ya. Foto disumbang: Effie

Menu Makan dan Minum Halo Surabaya Heritage



Menu dan harga makanan di Halo Surabaya Heritage.
Menu makanan di Halo Surabaya Heritage. 

Mayoritas makanan yang tersedia adalah khas Indonesia. Sesuai nama restonya, Halo Surabaya Heritage, tempat ini menawarkan berbagai makanan khas Surabaya seperti rawon, gado-gado, rujak cingur, lontong kikil, tahu campur yang kisaran harganya Rp 30-40 ribuan, belum termasuk pajak. 

Makanan lainnya: nasi ayam Betutu sekitar Rp 30 ribuan, nasi campur, nasi paru, nasi rames, nasi kuning, nasi timbel, nasi babat yang kisaran harganya juga Rp 30-40 ribuan. Ada juga aneka macam penyetan seperti nasi ayam penyet, nasi empal penyet, dan nasi babat penyet. 

Untuk minuman seperti teh manis panas dan es teh manis dibanderol Rp 8 ribu saja. Jajan camilan seperti tahu petis isi enam Rp 15 ribu, kentang goreng Rp 15 ribu, tidak begitu mahal. 

Kami memutuskan untuk nyamil. Tahu petisnya cukup enak dengan bumbu petis yang terasa sedikit pedas. Apabila teman pembaca suka pedas, jangan khawatir, disediakan cabe. 

Saya memesan sayap ayam goreng ala Heritage. Sayap ayam yang digoreng dengan bumbu original khas resto, rasanya lumayanlah. Saya suka karena daging ayamnya empuk.  


camilan di Halo Surabaya Heritage
Sayap ayam Heritage.


5 Hal yang Bisa Dilakukan di Halo Surabaya Heritage


Buat teman pembaca yang suka tempat makan yang enggak sumpek (penuh) dan uyel-uyelan (berjubel pengunjungnya), Halo Surabaya Heritage tempat yang cocok. Rupanya karena itu, pada saat jam makan siang, pengunjungnya rata-rata pegawai kantoran atau pekerja yang bertemu dengan kliennya. Mereka bisa leluasa makan santai sesekali membahas proyek mereka. 

Bukan berarti menjadikan Halo Surabaya Heritage sebagai tempat bersantai tidak bisa. Bukankah itu yang sedang saya lakukan bersama sahabat saya?

Menurut saya, kafe resto ini cocok buat:

1. Pekerja WFH (Work From home) atau WFA (Work From Anywhere) alias hybrid yang sedang butuh suasana di luar rumah dalam bekerja. Ada banyak colokan tersedia di sini. Tempatnya juga cukup nyaman dan tenang. 

2. Kafe resto ini cocok buat bertemu klien. 

3. Bersantai dengan sahabatmu sambil makan camilan atau makan siang.

4. Pecinta makanan Indonesia dan heritage.

5. Kamu yang suka berfoto di media sosial dengan tempat yang unik dan Instagramable.


resto kafe instagramable di sekitar jalan Kartini Surabaya


Bagaimana, tertarik mencoba singgah di Halo Surabaya Heritage? 

 

Salam hangat,

Kata Nieke


Baca juga:

Review Chicken Steak Bossman: Rp 20 K Pakai Hot Plate

Kuliner Iga Panggang Saus Kacang Warung Ipang Surabaya


41 komentar:

  1. Wah hebat ikh mba ketemuan sampai janjian sama sama pakai batik malah sampai diniatin bawa batik buat temen. Dan pas aku lihat emang cocok ya foto di resto yang antik dan indonesia banget pake batik 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sekalian aja foto-foto lucu. Maklum pandemi jarang liburan dan jarang hiburan. Hahhaa.

      Hapus
  2. Kalau saya ke sana pasti pertama kali yang akan di pesan adalah tahu petis. Ini benar-benar kesukaan saya, Mbak. Baru kemudian mencoba menu lain. Tempatnya asik ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tahu petisnya layak dicoba, berhubung saya udah icip memang enak.

      Hapus
  3. Semoga saya bisa ke Surabaya ya kak suatu saat nanti dan bisa mampi ke tempat menarik ini juga dan makan-makan enak

    BalasHapus
  4. Dari ulasannya tentang restoran ini, yang jadi fokus malah ke arah interior dalam ruangan sih, apalagi dengahn adanya banyak colokan, hal ini tentu akanmemberi kemudahan untuk menjadikannya tempat kerja sementara atau juga bisa menjadi tempatt bertemu klien atau berkumpul dengan kawan lama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam sebuah tulisan tentang tempat, angle adalah main point yang harus ditunjukkan. Angle bisa merupakan kelebihan atau sesuatu yang menonjol dari sebuah tempat yang direview. Hal yang kakak sebut adalah kelebihan yang saya lihat dari tempat ini. Sesuatu yang menonjol dari tempat yang saya review ini.

      Hapus
  5. Suasananya autentik banget yah, kayaknya di restoran Halo Surabaya ini juga bisa dijadikan tempat foto prewed bagi yang ingin foto dengan konsep rumah kuno.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa juga ya. Waktu itu saya gak nanya apakah tempat ini bisa dijadikan tempat prewed. Nanti kalau berkunjung lagi ah.

      Hapus
  6. Duh ini sih tempatnya unik dan antik, Ka, jarang banget, nih resto yg model begini, jadi pingin nyoba.

    BalasHapus
  7. Sebagai pecinta bangunan kolonial, aku jadi pengen ke Halo Surabaya Heritage. Melihat bangunannya aja udah bagus banget, ditambah ubin motifnya itu loh bikin pengen kesana. Sepertinya bangunan ini masih terawat dengan baik, atau malah sudah masuk cagar budaya ya Kak?

    BalasHapus
  8. Heritage ini sepertinya cocok buat kita yg ingin menenangkan diri di sini sembari menikmati makanan lezat2nya Mbak. Tempatnya juga sederhana dan unik sekali malahan konsep rumah begini paling digemari skrg ya, Mbak.

    BalasHapus
  9. Resto unik yang gak hanya memanjakan pengunjung dengan menu nikmatnya tetapi juga interior keren yang jadi nilai tambah tersendiri

    BalasHapus
  10. waaa ambience udah bener2 old style gitu yaa mba, seru wisata kulineran kesini juga, dulu pas ke surabaya ga tau ada resto-resto begini huhu

    BalasHapus
  11. Kalo berkesempatan kembali ke surabaya, saya pengen deh bisa singgah dan menikmati menu-menu di restoran ini

    BalasHapus
  12. saya baru tahu kalau hallo surabaya pindah ke kartini mbak, setalah yang di bubutan tutup, saya pikir memang tutup, enak-enak menunya, saya cocok beberapa menu di hallo surabaya
    sepertinya bagusan yang di kartini ini ya daripada sebelumnya

    BalasHapus
  13. Ingin rasanya makan dengan khidmat, jiaaaah pake khidmat segala istilahnya. Foto ala² juga khidmat, Mbak Nieke tapi aku beluuuum bisaaaaaa, huaaaaa. Krucils belum bisa dikondisikan. Aku seringnya takeaway aja kalau beli makan di luar tu, Mbak

    BalasHapus
  14. Duh jadi kangen makan tahu petis. Tempatnya classy, enak buat wfh yaa kalo laper tinggal pesen something. Bisa nggak kerasa berapa jam duduk di sana..

    BalasHapus
  15. Sudah lama banget nggak ke Surabaya. Kalau berkesempatan ke Surabaya lagi, jd pengin mampir ke Halo Surabaya Heritage nih.

    BalasHapus
  16. Bagus yaa restonya, unik. Lekat dengan budaya setempat. Kalau ada kesempatan ke Surabaya, saya mau main ke sana aaahh...

    BalasHapus
  17. Oh iya, sekarang pindah ke jalan Kartini ya
    Dulu kayaknya di daerah sekitar Pirngadi
    Emang asik restoran ini ya mbak

    BalasHapus
  18. Restonya apik ya, sekali-kali memang perlu nih main dengan niat berfoto yang vintage jadi prepare baju jg

    BalasHapus
  19. Kalau ke Surabaya saya mau coba mampir ke sini. Sebelumnya ke Surabaya hanya untuk ke stasiun saja, belum pernah keliling dan wisata di sana.

    BalasHapus
  20. Nuansa nya antik gitu ya, bagus kalo buat foto-foto alias aesthic. makanan nya kelihatan nya menggugah selara

    BalasHapus
  21. Aku sejujurnya dari tadi penasaran kak Niek sama batik kutu. Ternyata yang model klasik kaya di foto terakhir itu yaa..
    Cantiknyaaa~

    Fotonya sesuai dengan ambiance cafe Halo Surabaya Heritage. Kagum banget sama restonya yang ubinnya masih motif lawas. Surabaya mashaAllah~

    BalasHapus
  22. Kalau mau merasakan suasana tempo dulu dengan hidangan yang lezat, restoran Halo Surabaya adalah pilihan terbaik ya mbak

    BalasHapus
  23. Surabaya.. kota yang ingin saya jelajahi ..banyak hal yang saya ingin tahu dengan kita ini. Semoga bisa kesana suatu saat

    BalasHapus
  24. Wah sprtnya hrus mampir nih .... Ku tergoda dgn tahu petisnya nih 🤭

    BalasHapus
  25. Ini gedung Halo Surabaya yang pernah terbengkalai itu bukan? Udah dibuka lagi berarti, ya? Atau beda lokasi? Soalnya terakhir 3 tahun yang lalu ke Halo Surabaya masih berupa gedung terbengkalai

    BalasHapus
  26. Semoga ada rejeki bisa main ke. surabaya heritage ini. Hemat ya dan murah makanannya tempatnya oke juga.

    BalasHapus
  27. Menuju siang dalama keadaan lapar dan ada resto dengan model heritage begini rasanya sesuatu.

    BalasHapus
  28. Hihi niat banget ya, mbak sampai pakai kebaya buat makan di Surabaya heritage. Cuma kalau melihat fotonya tempatnya memang cakep ya dan menunya juga indonesia banget

    BalasHapus
  29. Suasana klasik dan zaman dulu terasa sekali ya, apalagi mengenakan l pakaian tradisional. Milenial dibuat penasaran dan generasi X juga bakal nostalgia jika datang ke tempat ini. Banyak menu kuliner khas Surabayanya juga

    BalasHapus
  30. Tertarik pengen singgah, sepertinya nyaman biat ngobrol cantik bareng Bestie atau mantan pacar 🥰

    BalasHapus
  31. Aku slalu suka dengan makanan khas berempah dengan suasana nostalgia seperti di Surabaya Heritage ini.. gerakan konservasi memang perlu didukung dan pastinya menghabiskan biaya yang lumayan banyak

    BalasHapus
  32. Lihat foto-foto Halo Surabaya Heritage, saya jadi ingat ada kafe yang sekilas mirip di Makassar ... suasana rumah tapi rumahnya rumah orang China tempo dulu. Pernah sama teman ke sana, suasananya memang unik ya.

    BalasHapus
  33. Unik juga konsep cafenya ya, nuansa Surabaya nya jadi bertambah ketika mba juga memakai pakaian kebaya. Saya rasa para turis luar juga suka nih kalau mampir ke cafe ini :)

    BalasHapus
  34. Cozy banget ya tempatnya, beneran cocok buat meet up dan wfa! Harga makanannya juga lumayan, pingin ke sini juga bareng saudara di Surabaya,

    BalasHapus
  35. Ini restoran nya homey banget yaa. Enak tuk ngobrol santai maupun serius sambil makan. Makasih ulasannya kak

    BalasHapus
  36. Yes, referensi kafe resto unik, instagramable yang perlu dijajal nih klo ke surabaya. Thank you mb reviewnya.

    BalasHapus
  37. Semoga kelak bisa tour ke surabaya... huhu liat makanannya kok bikin mupeng

    BalasHapus

Hi... terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya. Mohon berkomentar dengan sopan, tidak meninggalkan spam, tidak menggunakan LINK HIDUP di kolom komen. Sebelum berkomentar, mohon cek, apakah Anda sudah memiliki profil di akun Anda. Profil tanpa nama atau unknown profil tidak akan diterima berkomentar. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya tidak gunakan akun anonim.

Salam.