Menu

Percik Kata Nieke

Selasa, 30 Agustus 2022

Kuliner Surabaya: Review Roti Bakar D'Rokar

Pengalaman saya mencicip roti bakar ala Bandung di Surabaya. Roti bakar D'Rokar banyak variasi menunya.



Ada penggemar roti bakar ala Bandung? Cung! Pertama kalinya saya kenal roti bakar khas Bandung justru ketika saya masih kuliah di Jogja. Kala itu, bersama teman-teman sekos yang kelaparan di saat malam, tapi tidak ingin makan berat. Salah satu teman kos pun mengusulkan beli roti bakar Bandung.

"Beli roti bakar Bandung aja, yuk!" kata Merlyn, teman kos saya itu.

Lainnya langsung setuju. Saya yang belum pernah makan roti bakar Bandung juga penasaran seperti apa wujud dan rasanya. Kebiasaan teman-teman sekos, biasanya yang pergi membeli hanya dua orang. Lainnya menunggu di rumah kos. Kami mengumpulkan uang secara patungan alias dibagi rata dari total harga makanan. Malam itu, kami berencana beli tiga roti bakar dengan isi coklat dan keju untuk teman-teman kos yang patungan, yakni tujuh orang. 

Saat roti bakar tiba, rotinya hanya dibungkus kertas berwarna putih. Sewaktu dibuka, bentuknya roti berbentuk persegi panjang. Tebal. Ada bagian atas dan bawah terpisah. Roti bakar sudah dipotong-potong, sehingga dalam satu kemasan bisa terdapat sepuluh potong. Rasanya enak. Itulah perkenalan saya dengan roti bakar ala Bandung. 

Roti bakar yang saya kenal hanya roti bakar rumahan biasa. Terdiri dari dua roti tawar yang ditangkupkan lalu diisi selai, mentega, meses, keju. Biasanya saya hidangkan buat sarapan, nyamil di sore hari, nyamil sambil kerja, atau malam kalau tiba-tiba saja lapar tapi tak ingin makan yang berat.


Mencari roti bakar ala Bandung di Surabaya

Suatu pagi, saya ingin sarapan roti bakar ala Bandung. Iseng saya buka aplikasi online untuk pesan makanan. Masukkan kata kunci 'roti bakar', atur jarak terdekat dengan rumah. Muncul banyak pilihan penjual roti bakar dan ternyata cukup banyak penjual roti bakar ala Bandung di Surabaya. Scrolling, scrolling... Akhirnya mata saya tertumbuk pada Roti Bakar D'Rokar yang memiliki beberapa cabang toko, salah satunya dekat dengan rumah saya.

Menu yang ditawarkan D'Rokar ternyata cukup beragam, tak hanya roti bakar saja tapi juga dorayaki, takoyaki, mie goreng, dan kentang goreng. Untuk minuman, berbagai ragam kopi panas dan es kopi. Saya cukup terkejut membaca menu roti bakar ala Bandung. Dulu setahu saya, roti bakar ala Bandung pada umumnya hanya isi coklat, keju, meses. Ternyata sekarang cukup banyak variasinya.

D'Rokar menawarkan roti bakar ala Bandung isi tiramisu, selai alpukat dan milo, nutella dan keju, green tea, selai taro dan keju, green tea dan tiramisu, milo, almond, oreo, selai blueberry, selai strawberry, dan masih banyak lagi. Bikin saya penasaran ingin mencoba satu-satu.



Saya memutuskan memesan dua roti bakar, pertama isi selai green tea dan tiramisu dan kedua isi alpukat dan milo. Untuk minuman, saya memesan taro. Lagian, ada banyak promo yang ditawarkan aplikasi pesan online G***Food. Saat pesanan datang, saya terkesan dengan pengemasan roti bakar yang cukup rapi. 



Roti bakar ala Bandung dari D'Rokar ini cukup renyah, krenyes, sekaligus empuk. Saya suka rasa selainya yang tidak bikin eneg. Untuk rasa green tea dan tiramisu, ada sensasi crunchy di bagian selainya. Pada tiap potongan roti bagian atas, rasa green tea dan bagian bawah adalah tiramisu. 

Sementara untuk alpukat dengan milo, ternyata selai rasa alpukat dicampur dengan coklat milo. Rasa selai alpukatnya mirip buah alpukat. Enak, menurut saya. Harga dan rasa setara. Berhubung saya suka berbagai macam menunya, roti bakar D'Rokar ini termasuk kategori baleni-able alias bakal beli lagi.



Nah, jika teman pembaca termasuk penggemar roti bakar ala Bandung, barangkali tinggal di Surabaya atau singgah ke Surabaya, jangan lewatkan roti bakar lokal ini. Cabangnya ada banyak, cari saja yang terdekat dengan tempat tinggal. Pesannya lewat aplikasi ojol seperti G*Food dan G***Food. 


Salam hangat, 
Kata Nieke



12 komentar:

  1. Klo order via ojol, biasanya ada diskon mayannnn bgt ya mbaaa

    Aku jg demen nih Roti bakar khas BDG. Apalagi diminum sama kopi kekinian, makin mak nyus

    BalasHapus
  2. Waah suka roti bakar juga ya Mba. Saya juga suka roti bakar, saya baru tahu kalau di Surabaya roti bakar yang biasa saya beli itu jadi ciri khas kuliner Bandung yaa. 😁 memang di sini yang jual roti bakar banyak, rasanya enaak, apalagi rasa coklat strawberry emmm jd lapar deh hihi

    BalasHapus
  3. Roti bakar memang enak banget kalo dimakan saat santai, Mbak, nggak terlalu kenyang, tapi bisa mengganjal perut keroncongan. Yummy.

    BalasHapus
  4. Wah.. Enak banget tuh roti bakar apalagi bermacam-macam isinya.. Sayang aku di jkt sih tapi boleh juga nanti kalo kesana jadi rekomendasi kuliner

    BalasHapus
  5. Jadi pingin roti bakar juga soalnya aku tuh tim roti banget, next kalau mudik ke jember bisa juga mampir di Kota Surabaya, mau nyicipin roti bakar drokar ini, kayaknya enak dari foto-fotonya bikin ngiler.

    BalasHapus
  6. Bisa dipesan via online ga mbak? Udah lama pengan coba roti bakar Bandung cuma bingung cari yang enak dimana

    BalasHapus
  7. Roti bakar Bandung nih favorit banget. Sayang yang jual roti bakar enak deket rumah udah tutup. Jadi ga pernah makan roti bakar lagi.

    BalasHapus
  8. Aku baru tahu kalau ada kuliner roti bakar khas Bandung.
    Kalau melihat bentuknya, asa gak beda sama roti bakar yang pakai roti panjang pada umumnya yaa..

    Enak banget..
    Buat sarapan pun masih oke kalo belinya pas malem nih..

    BalasHapus
  9. Di Surabaya lumayan banyak mbak yang jual roti bakar ala Bandung seperti ini
    Memang sekarang makin banyak pilihan rasanya ya mbak

    BalasHapus
  10. Roti bakar Bandung kesukaankuuu... kangen deh makan roti ginian anget-anget sambil ngopi. Favoritku isian keju kental manis, kak.

    BalasHapus
  11. Roti Bakar ala Bandung gini saya suka banget ..kapan ke Surabaya waktu itu pernah order roti bakar tapi bukan model Bandung gini ..ternyata ada ya mbak yang model roti Bakar Bandung ..saya save artikelnya

    BalasHapus
  12. Roti bakar Bandung endeus, lengkap isiannya, dinikmati dengan segelas susu coklat hnagat atau kopi hmmm nikmatnya

    BalasHapus

Hi... terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya. Mohon berkomentar dengan sopan, tidak meninggalkan spam, tidak menggunakan LINK HIDUP di kolom komen. Sebelum berkomentar, mohon cek, apakah Anda sudah memiliki profil di akun Anda. Profil tanpa nama atau unknown profil tidak akan diterima berkomentar. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya tidak gunakan akun anonim.

Salam.