Menu

Percik Kata Nieke

Senin, 11 November 2019

Wisata Jogja: Heha Sky View di Atas Bukit yang Romantis dan Instagramable


Ada tempat wisata baru di Jogja yang punya pemandangan bagus, khususnya kalau malam. Namanya Heha Sky View, di Jalan Dlingo-Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta. Ini merupakan restoran yang menyediakan berbagai spot foto Instagramable. Berada di ketinggian perbukitan, dari sini kamu bisa melihat kerlap-kerlip kota seperti bintang bertebaran. Lokasinya tak jauh dari Bukit Bintang di­­ Gunungkidul.

Heha Sky View, Gunungkidul, Yogyakarta. Wisata Jogja yang lagi hits.
Foto @katanieke


Ingin suasana romantis seperti drama-drama Jepang dan Korea di Jogja? Enggak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Cukup ke Yogyakarta. Dari pusat kota ke Heha Sky View sekitar 18 kilometer, atau satu jam waktu tempuh dengan mobil.

Berawal dari ajakan sepupu saya yang memang tinggal di kota gudheg tersebut.

“Belum pernah ke Heha Sky View kan? Itu masih satu kawasan sama wisata Bukit Bintang,” katanya. Ia berjanji menjemput saya dan keluarga malam setelah maghrib.

Pukul tujuh malam, sepupu saya bersama istrinya dan sepupu saya yang lain muncul di rumah Nenek saya. “Ayo, perjalanan ke sana sekitar sejam kalau enggak macet,” ucapnya.

Kami bergegas bersiap dan berangkat dengan mobil. Menurut sepupu saya, sebenarnya lokasi Heha Sky View ini juga tak jauh dari wisata Jogja di Mangunan seperti kebun buah Dlingo, hutan pinus, wisata Seribu Batu Songgolangit. Jaraknya sekitar 30 menit perjalanan dengan mobil. Hanya saja, lokasi Heha Sky View ini lebih mengarah ke Gunungkidul. Kami menempuh perjalanan melalui perbukitan.

Tak sampai sejam, kami sudah sampai lantaran tidak macet. Lagian, saat itu hari Senin, bukan akhir pekan. Konon saat liburan dan akhir pekan, pengunjungnya membludak.

Udara menggigit kulit saat saya membuka pintu mobil yang telah terparkir. Belum lagi angin yang berhembus. Weerrrr…. Saya bersedekap. Jaket, mana jaket. Bergegas jemari meraih jaket yang tadi saya letakkan di bangku mobil. Mobil diparkir di sebuah lapangan yang berada dekat dengan bibir bukit. Dari situ kami bisa melihat gemerlap lampu kota.

“Ayo, kita jalan kaki ke restonya,” kata sepupu saya. Letak Heha Sky View hanya sepelemparan batu dari lapangan parkir tadi. Tak sampai lima menit, sampailah kami di depan bangunan dengan lampu neon biru berbentuk huruf “Heha Sky View” di bagian depannya.

Saatnya wisata sambil kulineran di Jogja!

Heha Sky View tampak depan.
Foto @katanieke
Kami menyempatkan diri berfoto ria di situ selama lima menit. Kemudian kami segera masuk ke bangunan. Saya pikir itu sudah restorannya, ternyata lobi. Di situ ada meja loket dengan tali antrian yang dipasang memanjang dan berkelok.

Lantaran kami datang malam hari, tiap orang dikenai tiket sebesar Rp 15 ribu. Untungnya antrian tidak panjang. Memang sudah tepat pilihan ke Heha Sky View di hari bukan akhir pekan. Petugas menempelkan stempel sebagai tanda tiket masuk di punggung jemari.

Kami berjalan masuk melewati area taman yang luas. Ada dinding spot “Love Bottle” menyambut kami. Mirip seperti gembok-gembok yang disusun di Namsan Tower, Korea Selatan. Kalau ini botol-botol yang disusun memenuhi seluruh dinding.

Oh pantesan, tadi di loket saya sekilas membaca mereka menjual botol. Barangkali untuk mereka yang datang berpasangan agar bisa memasukkan namanya lalu dipasang di dinding itu. Kalau yang datang lajang kayak saya, boleh kali ya, saya beli botolnya lalu memasukkan nama saya dengan Choi Jin-hyuk (yang masih lajang juga--ya kali berjodoh kan. Yakan, yakan, plis). *Uhuk

Baca juga: Review Drama Korea Choi Jin-hyuk: Pride of Prejudice versus Tunnel


Salah satu spot foto Instagramable di Heha Sky View Jogja.
Foto @katanieke
Di loket juga menyewakan selimut kecil buat pembungkus tubuh. Soalnya kalau malam, dinginnya jahara eh maksudnya dingin banget. Di tengah perjalanan menuju bangunan resto, saya melihat sofa-sofa dari kain dengan warna-warna ngejreng di taman. Oh, kayaknya cocok itu duduk-duduk di sofa itu selimutan sambil memandangi pemandangan gemerlap kota dari atas bukit. Atau berpose ala Jack dan Rose di Titanic di balon udara buatan.

Banyak banget spot-spot yang dibuat dengan atmosfer yang cocok buat pose ala drama Korea!

Sepanjang pedestrian menuju bangunan restoran terdapat stan makanan di bagian kiri dan kanan. Ada stan angkringan, makanan Jepang, ramen, dan sebagainya.
Baca juga: Wisata 1 Hari di Jogja: Tempat Selfie Paling Asyik (+Itinerary)


Nah akhirnya sampailah di bangunan restoran Heha Sky View yang memiliki tiga lantai. Di bagian samping bangunan resto ada bangku-bangku resto yang ditata di pinggir bukit. Jadi bagian outdoor gitu. Bagus banget.

Dari lantai 3 resto Heha Sky View Jogja, pemandangan malam
memukau. Foto @katanieke
Saya dan keluarga memilih masuk ke dalam bangunan resto dan menaiki tangga berputar yang tiap pijakannya terbuat dari kayu berwarna coklat. Sampailah kami di lantai tiga. Di dalam area resto lantai 3 terdapat teras kaca yang bagus buat foto, namun dikenakan biaya Rp 30 K.

Rupanya ini memang spot terbaik untuk makan. Selain berada di paling atas dengan menyajikan pemandangan yang indah, bagian dinding luar hanya separuh, sehingga pengunjung bisa menikmati alam. Ya pantas saja, agak susah nyari tempat duduk di sini. Untunglah kami akhirnya menemukannya.

Saya memesan salad yang harganya Rp 40 K, sementara keluarga saya kebanyakan memesan mie. Lupa harganya berapa. Minuman saya pilih teh poci. Bayangan saya, udara dingin nyelekit seperti ini cocoknya minuman panas kayak teh.

Saatnya wisata kuliner di Heha Sky View Jogja.
Ini menu salad. Foto @katanieke
Kami tak berlama-lama dengan hidangan. Selain porsinya sedikit dan  rasanya juga so-so, kami lebih ingin menikmati pemandangan. Harga dan porsi makanan tak seimbang. Bayangan saya, harga Rp 40 K untuk salad itu sudah porsi  selevel kafe-kafe di Bandung, Jakarta, dan Surabaya. 

Kalau dikaitkan dengan tempat wisata, bukankah masuk ke area saja, pengunjung sudah dikenakan biaya? Semoga resto ini bisa meningkatkan pelayanannya. Soalnya sayang banget, tempat sekece ini tak diimbangi dengan porsi dan rasa makanan yang sesuai. Buru-buru kami menuju spot-spot kece.

 
Taman Heha Sky View yang sangat luas, banyak spot
Instagramable. Foto @katanieke

HeHa Sky View
Buka setiap hari
Senin sampai Jumat  Pukul 11.00-22.00 WIB
Sabtu Pukul  10.00-23.00 WIB
Minggu 10.00-22.00 WIB

Harga tiket masuk 
Pukul 10.00 WIB-16.30 WIB Rp 10 ribu / orang
Pukul 16.30 WIB-22.00 WIB Rp 15 ribu / orang


Nieke Indrietta




3 komentar:

  1. Hai Kak... Wah... aku langsung membayangkan suasananya kayak di drama Korea gara-gara kakak ngasih gambarannya kayak di drama Korea.

    Anyway, kayaknya keren deh botol2 ditumpuk gitu, tapi foto botol-botolnya kurang gede nih Kak, itu tumpukannya gimana? Berdiri atau gimana?

    BalasHapus
  2. wew, jogja makin banyak aja nih tempat wisata yang ngehitz..
    ini harga tiketnya juga lumayan murmer, tapi kenapa malem lebih mahal ya.. ?

    BalasHapus
  3. Wah saya belum ke sini. Thanks buat reviewnya..besok kalo ke sana siap jak├Ęt, he, he..

    Itu sedikit sekali porsinya untuk harga 40k, sayang juga ya kalo cafenya nggak disesuaikan antara harga, porsi dan rasa.

    BalasHapus

Hi... terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya. Terima kasih pula untuk sudah berkomentar dengan sopan, tidak meninggalkan spam dan tidak menggunakan LINK HIDUP di kolom komen. Untuk setiap komentar, saya upayakan kunjungan balik ke blog Anda untuk menjaga tali silaturahmi.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya tidak gunakan akun anonim.

Salam.