Jajan On The Road sedang jadi tren kuliner di Surabaya dan sekitarnya. Kamu sudah coba yang mana?
![]() |
| Jajan on the road Es Hallo Dek di Jalan Tidar Surabaya. Foto @katanieke |
Sudah sejak setahun belakangan, muncul tren kuliner on the road di Surabaya. Bukan, ini berbeda dengan street food. Street food atau jajanan kaki lima merupakan makanan atau minuman yang dijajakan di area publik dan tepi jalan. Jajanan kaki lima ini menetap di satu titik. Sementara jajan on the road berkeliling dengan mobil atau sepeda motor di beberapa titik di jam-jam tertentu.
Para bakul makanan dan minuman ini memanfaatkan media sosial untuk berkomunikasi dengan para pelanggan dan calon pelanggan. Misalnya bertanya, pelanggan ingin dihampiri di titik mana saja, suka varian makanan dan minuman apa, sampai menentukan waktu kedatangan. Ada yang berjualan sejak pagi, siang, dan sore.
Para pelanggan ini juga terlibat membantu pedagang dalam informasi tempat-tempat yang memungkinkan kendaraan pedagang ini berhenti dalam jangka waktu tertentu. Biasanya, bakul yang berjualan dengan mobil ini berhenti di satu titik minimal sekitar 30 menit hingga dua-tiga jam. Bisa juga, mereka bertahan di satu titik tertentu hingga seluruh barang habis terjual. Mereka berjualan sambil menggelar live di media sosial.
Live di media sosial inilah yang menjadi kunci mereka viral dan diserbu pembeli. Meski cuma mampir beberapa jam, antrian pembeli cukup panjang. Saking viralnya, ada yang malah sudah menerapkan sistem re-seller atau mereka menyebut diri mereka 'jastiper'. Para jastiper ini merambah ke kota-kota lain, satu provinsi, beda provinsi, bahkan menyeberang pulau dengan mobil mereka.
Sop Buah Irine
Pemilik merek Sop Buah Irine adalah Irine Yandi Sandrika. Ia memulai berjualan dengan membuka warung di Gresik sambil live di media sosial. Tak dinyana, tayangannya viral. Penontonnya banyak, bahkan memburu produknya ke Gresik. Saat itulah bermunculan orang-orang dari berbagai kota yang mendaftar menjadi jastipernya. Mereka berjualan menggunakan mobil sambil live di media sosial. Produknya sop buah special, sop buah biasa, es serut, es setup, es cendol, es campur, salad buah, makanan bakaran manis dan pedas.
Para jastiper Sop Buah Irine tak hanya di Surabaya, Krian, dan Gresik, tapi juga kota-kota di Jawa Timur dan Madura. Belakangan merambah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Harga produknya antara Rp 15 ribu hingga 25 ribu.
Jastiper di Surabaya biasanya di Jalan Tidar, Dukuh Kupang, Samsat, Sepanjang, depan Mirota Jalan Sumatera.
Es Hallo Dek
Es Halo Dek merupakan produk minuman, mulai dari es taro, es mangga, es alpukat, smoothies buah naga, strawberry, mangga, alpukat kocok, sop buah premium, es teler. Produk makanan seperti wonton dan salad buah. Gerainya di daerah Juanda. Lokasi on the road berpindah-pindah, bisa dengan menyimak siaran live di media sosial. Misalnya Jalan Tidar, Samsat Kedinding, Sepanjang, daerah Juanda. Rute kota lain: Krian dan Pandaan.
Pizza Mbak Bun
Dagangan utamanya adalah pizza. Namun Mbak Bun---panggilan akrab sang bakul pizza--juga menjual spageti dan beberapa paket makanan lain. Produk utamanya adalah pizza. Para pembeli kerap mengular begitu mobil Mbak Bun tiba di suatu tempat.
Dari ketiga jajan on the road paling viral di Surabaya itu, mana yang sudah pernah kamu coba? Adakah yang pernah mampir di kotamu?
Ada yang ingin menambahkan bakul on the road favoritnya?
Salam,
Nieke Indrietta
@misskatanieke



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Hi... terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya. Mohon berkomentar dengan sopan, tidak meninggalkan spam, tidak menggunakan LINK HIDUP di kolom komen. Sebelum berkomentar, mohon cek, apakah Anda sudah memiliki profil di akun Anda. Profil tanpa nama atau unknown profil tidak akan diterima berkomentar. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya tidak gunakan akun anonim.
Salam.