Menu

Percik Kata Nieke

Rabu, 18 November 2020

Makanan Ala Korea di Lazizaa: Korean Burger dan Beef Slice Rame Box

Nyobain makanan ala Korea yang halal dan harganya sekitar Rp 20K di Lazizaa. 

Korean Burger di Lazizaa
Lazizaa punya menu ala Korea. Halal dan harga bersahabat.
Foto: Nieke

"Nona Seo Dalmi, saya menyukaimu," Han Jipyeong akhirnya mengakui perasaannya. Dia pulalah yang selama ini mengirimi surat kepada Dalmi dengan menggunakan nama pena Nam Dosan. Han Jipyeong mengutarakan isi hatinya seraya mengaduk-aduk mie di hadapannya. 

Entah kenapa. Seharusnya mie yang diaduk-aduk Han Jipyeong. Tapi perasaan saya turut teraduk-aduk. Enggak, saya enggak bakalan bahas soal pertarungan sengit di internet belakangan ini soal siapa di tim #NamDosan dan siapa #HanJipyeong. Itu saya serahkan saja sama writernim drakor Start Up saja. Beneran episode 9 dan 10 drama Korea Start Up bikin perasaan ambyar.

Di balik kisah-kisah drakor, saya salut juga dengan kerja keras para penulis dan PD-nim (sutradara) yang bisa membuat plot dan alur cerita sedemikian rupa. Drakor Start Up malah sanggup menciptakan dua kubu barisan fandom, antara pemeran utama pria yang diperankan Nam Johyuk si Nam Dosan dengan pemeran kedua pria yang diperankan Kim Seonho si Han Jipyeong.

Drakor pula yang membuat para penontonnya mengenal makanan-makanan khas Korea. Makin banyak restoran yang menyediakan menu-menu ala Korea. Salah satunya Lazizaa yang punya menu Korean Burger. Hmm... yummy...

Nah kali ini saya mencoba Korean Burger keluaran Lazizaa, sebuah waralaba lokal yang dikenal dengan ayam goreng dan pizza. Saya mendatangi salah satu gerai Lazizaa di Jalan Progo. Kalau di Google Map tercantumnya Lazizaa-Taman Bungkul, karena letaknya memang dekat dengan taman kota Surabaya itu.

Gerai Lazizaa - Taman Bungkul rupanya berseberangan dengan hotel Grand Suit Darmo. Tak sulit menemukannya. Tempatnya berupa kedai dengan udara terbuka. Saat saya masuk, terlihat antrian pembeli di depan kasir. Sesudah mencuci tangan di wastafel yang terletak persis di sebelah pintu masuk pagar, saya mencari tempat duduk. Menunggu antrian berkurang, menghindari kerumunan.

Di sana, hanya tersedia tiga meja dengan jarak agak jauh dengan masing-masing dua kursi. Saat itu hanya tersedia satu meja yang kosong. Saya duduk di sana sambil mengamati antrian pembeli. Rupanya tak hanya sopir aplikasi ojek daring yang membeli pesanan makanan konsumen, banyak pula pembeli yang membungkus makanannya. 

Begitu antrian terlihat lega, saya berdiri  ke arah kasir. Antara pembeli dengan karyawan di kasir ada pembatas dari plastik yang cukup tebal. 




Lazizaa Promo Makan di Tempat

Ada dua makanan yang saya coba: Korean Burger dan Beef Slice Rame Box. Ternyata kalau makan di gerai Lazizaa, konsumen dapat potongan harga lebih besar. Korean Burger, misalnya. Di aplikasi semacam Grab Food, harganya Rp 25 K, dapat diskon Rp 5 K, jadinya hanya Rp 20 K. Tapi kalau makan di gerai, harganya jadi cuma Rp 15 K.


Makanan Korea Lazizaa
Foto: Nieke

Beef Slice Rame Box juga lagi promo. Kalau makan di gerai, harganya malah dibanderol Rp 18 K sudah dengan minuman kopi susu Kopi Ambyar. Kalau beli pakai aplikasi daring, Beef Slice Rame Box harganya Rp 25 K. Lumayan hemat, kan? Sedangkan kopi susu biasanya Rp 13 K, tapi kalau minum di tempat, harganya hanya Rp 7 K.


Korean Burger 

Makanan yang pertama kali saya santap adalah Korean Burgernya. Saya buka rotinya, daging ayamnya lumayan besar, bertabur wijen, dengan warna coklat kemerahan. Rupanya diberi saus barbeque. Daging ayam bertabur wijen ini dialasi daun selada lebar, baru kemudian diapit roti burger. 


Korean Burger Lazizaa
Foto: Nieke

Rasa pertama yang saya rasakan ketika Korean Burger mendarat di lidah saya adalah: gurih dan asin, dengan sedikit rasa saus barbeque. Buat saya, makan satu burger sudah bikin saya kenyang. Nom, nom, nom.


Beef Slice Rame Box

Sewaktu boks makanan itu tiba di meja saya, tercium aroma sambal bawang. Beef Slice Rame Box, berupa irisan daging sapi berlimpah yang dilumeri dengan sambal bawang dan irisan timun. Di bawah irisan daging sapi itu terdapat nasi.


Beef Slash Rame Box
Foto: Nieke

Beef Slash Rame Box
Foto: Nieke


Saya menyendok irisan daging sapi itu dan memasukkan ke dalam mulut. Rasa sambal bawangnya cukup kuat. Saya mengambil sepotong timun untuk menenangkan lidah yang meronta kepedasan. 

Kemudian saya menyeruput es kopi susu Kopi Ambyar. Lumayan menyegarkan di saat cuaca Surabaya panasnya membuat saya bertanya-tanya, apakah Surabaya adalah planet tersendiri--bukan di bumi, yang letaknya lebih dekat dengan matahari di sistem tata surya.  


Kopi susu Kopi Ambyar
Foto: Nieke

Saat menyeruput kopi susu Kopi Ambyar ini, mendadak saya teringat potongan drama Korea Start Up yang saya tonton. Hati Mas Han Jipyeong pasti lagi ambyar. Hati Mas Nam Dosan juga lagi ambyar karena ketahuan bahwa dia berpura-pura menjadi Nam Dosan dalam surat yang selama ini jadi sahabat pena Seo Dalmi. Apalagi hati Seo Dalmi. Ambyar juga. Selama ini pacaran dengan pria bernama Nam Dosan, yang ternyata bukan Nam Dosan yang selama ini jadi sahabat penanya, yang ternyata sebenarnya adalah pria bernama asli Han Jipyeong.

Mbulet tenan, jan iki drama Korea. (Ribet banget ini drama Korea). Udahlah, lanjutin makan makanan ala Korea Lazizaa aja. Saya kembali menyeruput kopi susu dingin yang terasa manis. Cocok menemani hati yang juga ambyar dilanda dilema drama Korea.

Ohya, ada promo makan di tempat untuk menu-menu lainnya. Ini saya motret posternya.



Saya tidak menyarankan untuk datang ramai-ramai atau berombongan mengingat kita perlu menjaga diri di era pandemi. Tapi kalau sekadar datang berdua dengan teman, sahabat, gebetan, pacar, masih enggak apa-apalah. Lumayan banget harga promo makan di tempatnya. Buat teman-teman yang beraktivitas dalam rumah, Lazizaa juga menyediakan paket-paket promo yang bisa dipesan lewat aplikasi daring. 

Terpenting, tetap menjaga protokol kesehatan ya teman-teman. Pakai masker, rajin cuci tangan, jangan menyentuh hidung, mulut, dan mata kalau belum cuci tangan. Sediakan hand sanitizer juga dalam tas. Dan ketika sudah pulang dari bepergian, jangan lupa bersihkan diri. Semprot barang bawaan dengan desinfektan. Cuci pakaian yang digunakan.


Salam hangat dan tetap sehat, Nieke 

Tulisan saya soal kuliner ala Korea lainnya, klik di sini.

Soal wisata dan kuliner, klik di sini.

Kalau soal drama dan film Korea, klik di sini.

19 komentar:

  1. Jujur sejujurnya ini ya kak, pagi pagi aku liat slice beefnya auto ngiler loh aku, sebab aku pecinta kuliner berbahan daging sapi, apalagi harganya bersahabat kali dengan kantong kuli seperti aku ini,,, aaahhh telan ludah sajalah pagi ini..wkwkkwkw

    BalasHapus
  2. Wah ada makanan Korea untuk muslim selera mereka suka ditambahkan pedas dan tidak memakai arak wajib coba

    BalasHapus
  3. Drama start up emang lagi bkin perasaan naik trun nih wkkwk. saya juga lg on going nonton hahahah. Btw murah bgt yaaa makanya disana . Ngiler jadinya. Saya juga termasuk orang yang suka sama korean food. Sering mampir ke Korean Mart buat sekedar beli kimchinya, sama topokinya :D Juara.

    BalasHapus
  4. Wah, bikin laper nih postingannya hahaha. Jadi mupeng dan harganya ramah di kantong nih.

    Btw Surabaya masih di bumi kan? Hihihi Jogja juga panas bgt ini mba

    BalasHapus
  5. dari dulu memang penasaran sama makanan korea, tapi maju mundur mau mencobanya.. tulisan ini jadi lebih memotivasi saya untuk belajar masakan korea. makasih ya

    BalasHapus
  6. Makan korean burger sambil nonton nonton drakornya pas banget ya mba jadi lebih menghayati deh hihi, makanan korea itu unik2 banget ya sampe sekarang saya masih penasaran sama makanan jjang myeon dan topokki

    BalasHapus
  7. Murmer ya tuk masakan Korea. Jd ngiler ih pingin nyobain. Plus kopi ambyar mantep banget

    BalasHapus
  8. Korea benar-benar meraja. Kulinernya merambah ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia dan sebagian pelosok kota besar.
    Saya yang tinggal di kota kecil saja mupeng dengan makanan Korea yang sedang trend. Terutama yang halal dan harga terjangkau.
    Saya tahunya kimchi dari novel Amy Tan tentang situasi perang ketika Jepang menjajah Cina dan ada pekerja asal Korea yang menanam sawi untuk dijadikan kimchi lalu dia beberapa karya sastra. Terus terang saya tidak tahu bentuknya seperti apa, baru tahu setelah nonton drakor, he he.

    Pedasnya menggoda. Tampilannya juga menarik. Cita rasa terlihat unik karena adanya cabai yang banyak banget.

    Saya penasaran dengan Korean burger da kenalnya pertama kali adalah burger di Mac Donald's di BIP waktu SMU. Rasa standar burger dan keju dengan saus tomat dan sambal pedas. Sudah. Yang ini unik dari segi isian dan rasa berikut bumbunya.
    Entah kapan di kota Kecamatan Balubur Limbangan, Garut akan ada. Sampai sekarang belum berani ke Bandung.
    Korea betul-betul menguasai dunia lewat K-Pop, drakor, film, dan kuliner. 👍
    Saya belum nonton Start Up. Jadi belum terlalu paham. Kapan-kapan jika tidak sok sibuk lagi, hi hi.

    BalasHapus
  9. Belum pernah coba burger ala korea kek gini Mba, tampak menggiurkan sekali yaa. Tapi, gara2 drakor emang rasanya semua makanan korea yang muncul disana pengen dicoba. Hehe.. Untungnya pebisnis di Indonesia melihat peluang dan membuka banyak gerai makanan korea ya sekarang..

    Rasa masakan Korea di Indonesia juga sudah menyesuaikan dgn cita rasa sini, kalau disana saya rasa kurang berasa bumbu'y. Haha, udh kadung lidah Indonesia..

    BalasHapus
  10. Lazizaa sekarang punya menu korea, ya. Aku malah penasaran sama kopi ambyarnya, nih.

    BalasHapus
  11. Hmm, makan ala Koreanya mennggiurkan sekali. Iya nih, tetap jaga protokol kesehatan ya saat pergi makan keluar.

    BalasHapus
  12. Kok tampak menggoda ini huhu. Harganya jg ternyata murah. 20 dapat segitu mah loyal banget itungannya. Laziza aku kira bakal rasa2 arab

    BalasHapus
  13. Kirain burger sama aja... Ternyata punya ciri khas juga ya. Apalagi slice dagingnya itu aduh menggoda sekali. Mau coba seketika.

    BalasHapus
  14. Yup. Masa pandemi seperti sekarang, yang penting kalau makan di luar itu menjaga protokol kesehatan nya ya...
    Semoga sehat selalu semuanya. Makan apapun, kalau sehat pasti terasa nikmat

    BalasHapus
  15. sekarang ini masakan korea emang lagi hapening ya mbak
    banyak tenant yang membuat produk makanan korea, seperti laziza ini
    tapi dari yg mbak tulis ini aku baru nyoba kopinya saja
    kopinya enak, harganya juga terjangkau

    BalasHapus
  16. beef korean itu adalah burger yang isinya daging ayam ya mbak nieke? aku belum pernah coba deh. makanan korea yang bikin aku ketagihan cuma toppoki, kadang cilok ku coel di saos toppoki. hihi

    BalasHapus
  17. Meskipun lidahku belum terlalu sreg selain masakan Indonesia, paling pol aku lagi nyoba mie instant korea itu lo mbak nieke, lainnya belum sama sekali, huhuhu. Bersliweran masakan korea gini euy, belum tertarik tapi kalau suruh nyoba ya mau-mau aja meskipun gak habis, duh katroknya aku ya mbak nieke, LOL

    BalasHapus
  18. Sejak gandrung nonton drakor, saya juga jadi kepo dengan jajanan khas korea. Dari kimchi, tteobeokki, sampai corn dog sudah dicoba. Kalau yang Korean Burger belum nemu nih di sekitar rumah. Kapan-kapan nyarii ah.

    BalasHapus
  19. Duuhhuu~
    Jadi makin baper yaa..makan burger Korea Lazizaa dan minum kopi ambyar, nontonnya Start Up.
    Btw, uda diulang berapa kali nontonnya, kak?

    BalasHapus

Hi... terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya. Terima kasih pula untuk sudah berkomentar dengan sopan, tidak meninggalkan spam dan tidak menggunakan LINK HIDUP di kolom komen. Untuk setiap komentar, saya upayakan kunjungan balik ke blog Anda untuk menjaga tali silaturahmi.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya tidak gunakan akun anonim.

Salam.