Menu

Percik Kata Nieke

Sabtu, 15 Februari 2014

Mencintaimu Tanpa Tanda Tanya. Itu Dusta.




Jika aku mengatakan
aku mencintaimu tanpa tanda tanya.
Rasanya aku berdusta.
Sebab tak mungkin
aku tak akan pernah bertanya.




Jika aku mengatakan
akulah yang menyempurnakan hidupmu.
Rasanya aku berdusta.
Sebab aku saja tak sempurna.
Bagaimana bejana tak sempurna menyempurnakan?
Tapi aku akan belajar menjadi pelengkap bagimu.

Jika aku mengatakan
aku selalu mencintaimu.
Rasanya aku berdusta.
Emosi bisa berubah. Tapi komitmen di atas segalanya.

Jika aku mengatakan
aku tidak akan pernah mengecewakanmu.
Rasanya aku berdusta.
Sebab ada saatnya
Aku akan kecewa dan sebaliknya, kamu kecewa.
Ada saatnya aku begitu membosankan. Kamu juga.
Lalu kita mengingat komitmen kita. Untuk berada dalam suka dan duka. Untuk bertumbuh bersama.

Dan jika aku mengatakan
aku mencintaimu dengan segenap hatiku dan segenap jiwaku.
Rasanya aku berdusta.
Sebab mencintai dengan segenap hati dan jiwa,
itu semestinya kupersembahkan untuk Tuhan terlebih dahulu.
Kasih Tuhan yang kemudian mengalir dalam diriku
itulah yang kemudian kuberikan kepadamu.
Sebab, tanpa kasih Tuhan yang agape,
aku tak mungkin sanggup mencintaimu yang tak sempurna.
Dalam suka dan duka.

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hi... terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya. Terima kasih pula untuk sudah berkomentar dengan sopan, tidak meninggalkan spam dan tidak menggunakan LINK HIDUP di kolom komen. Untuk setiap komentar, saya upayakan kunjungan balik ke blog Anda untuk menjaga tali silaturahmi.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya tidak gunakan akun anonim.

Salam.