Menu

Percik Kata Nieke

Senin, 24 September 2018

Saya dan Laptop Impian


Foto pribadi. Kredit foto: Nieke
Buat saya, laptop adalah sigaraning nyawa (belahan jiwa).

Menulis pakai laptop.
Membuat vlog butuh laptop.
Mengedit video perlu laptop.
Kerja bawa laptop.
Nonton video via laptop.
Tak ada hal dalam hidup saya, yang tanpa laptop (dih, lebay).



Begitu vital kehadiran laptop dalam kehidupan saya, ibarat pasangan hidup... (ceileee padahal masih single. Catat ya, single, bukan jomblo. Jomblo itu terkesan menyedihkan. Single itu cuma status dan hidupnya bahagia lho!).
Foto pribadi. Kredit foto: Nieke
Kembali ke laptop. Ibarat pasangan hidup, laptop hadir dalam kehidupan saya, baik suka dan duka. Sayangnya, tak semua laptop langgeng dan berkomitmen dengan janji (iklannya). Hingga hubungan saya dengan laptop kebanyakan berakhir tak membahagiakan. 

Saya orangnya petakilan, pecicilan, doyan jalan, dan tahan banting. Eh, laptopnya ternyata manja. Nggak kuat diajak berpetualang dan jalan-jalan. Kebanting dikit, mewek. Aih. Belum lagi kalau digendong pakai tas punggung, punggung saya malah sakit. Dijinjing, eh kok berat dan tangan jadi pegel. Pengennya laptop yang bisa digandeng eh digenggam pakai tangan dan ringan.  

Saya orangnya romantis dan suka mengenang. Eh, ternyata laptopnya hanya sanggup menyimpan memori sepersekian saja. Bertepuk sebelah tangan. Cinta berat sebelah. Padahal mestinya berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. 


Ibarat Rachel Chu di Crazy Rich Asians yang cerdas dan independen, sungguh ideal bersanding dengan Nicky Young. Begitulah idealnya hubungan penulis dengan laptop. Jangan sampai laptopnya nggak cerdas dan bolot kalau mikir. Dikasih bahan-bahan berat, loading-nya lama. Kzl nggak sih.

Belum lagi kalau jiwa melankolis saya sedang kumat, kerap memutar lagu-lagu di laptop. Sayangnya, si laptop nggak jernih menyuarakan isi hati. Suaranya sember. Atau… laptopnya nggak bisa diajak komitmen. Hih! Nggak bisa nemenin lama-lama, karena baterenya kurang tahan lama. Dan kadang nggak ngenalin saya (kalau saya lupa password). Ihik.

Itu sebabnya, milih laptop pun mesti kayak bibi Titi Teliti: melihat bibit, bebet, dan bobotnya. (Beginilah ketika jomblo lajang menulis laptop). Baiklah, mari buka bursa pencari jodoh laptop. Daaan… terdamparlah saya di situs mbak Katerina www.travelerien.com. 

Aduhai. Cinta pada pandangan pertama melihat laptopnya. 

Kenalkan, ZenBook 13 UX331UAL, dari keluarga ASUS. 
ZenBook 13 UX331UAL yang sanggup
membuat hati berdebar-debar ketika menatapnya.

Eits… tunggu dulu. Mari menilik calon jodoh ini seperti Eleanor Young menilai calon menantunya.

*Buka buku kriteria jodoh laptop*

1. Cukup tangguh dan tahan banting  

Ibarat oppa-oppa tampan di drama Korea. Walau berwajah mulus dan kelihatan perawatan banget, mereka pada pernah ikut wajib militer lho. 

Pun demikian dengan ZenBook 13UX331UAL. Tampangnya memang lembut. Tubuhnya langsing. Bobotnya ringan. Biar begitu, ZenBook jenis ini telah melalui pengujian berat standar daya tahan military-grade MIL-STD 810G untuk memastikan perangkat dapat beroperasi di berbagai kondisi lingkungan. Di pengujian internal ASUS pun, ia dianggap melampaui standar industri.

*centang* ✔


2. Ringan, fleksibel, dan praktis. Nggak bikin pegel hati punggung dan tangan

Ternyata ZenBook UX331UAL berbahan ringan, yakni magnesium aluminium alloy, menjadikan bobotnya hanya 985 gram. Bandingkan dengan varian sebelumnya yang 1,12 kilogram.  

*centang* ✔

3. Pengennya laptop yang bisa digandeng eh digenggam pakai tangan dan ringan 


http://channel.asus.com/materialfiles/imagefiles/275E0097E_133927_b.jpg
ZenBook 13 UX331UAL tebalnya hanya 13,9 millimeter, sama dengan ZenBook UX331UN. Layar berukuran 13,3 inci dengan resolusi full HD. Dimensinya tak beda jauh dengan kertas ukuran A4. Laptop ini bisa diselipkan ke koper, backpack atau tas punggung, bahkan tas jinjing perempuan. Ukurannya lebih kecil dibanding ultrabook ukuran 13 inci pada umumnya. Rahasianya ada pada bezel layar berfitur NanoEdge.

*centang* ✔

4. Laptop yang cerdas dan romantis

ZenBook 13 UX331UAL diperkuat prosesor tercepat Intel Core i generasi ke-8. Demi menopang performa tinggi yang ditawarkan, ASUS memadankan prosesor tersebut dengan RAM tercepat DDR4 2133MHz serta penyimpanan kecepatan tinggi dan handal, berbasis M.2 SSD.

Laptop ini mumpuni digunakan sebagai perangkat pendukung produktivitas. Seperti aplikasi office, email hingga aplikasi editing konten digital baik foto ataupun video. Laptop ini juga dilengkapi dengan teknologi audio harman kardon, built-in stereo 1 W speakers dan array microphone, ASUS SonicMaster Technology Support Windows 10 Cortana with voice. Menjalankan aplikasi rendering pun tidak masalah karena performa prosesor Intel Core 8th generation, baik saat bekerja secara single core ataupun multi-core sudah sangat baik.


*centang* ✔


5. Laptop yang memahami isi hatimu

ASUS ZenBook 13 UX331UAL sudah mendukung Windows Hello untuk mengakses sistem operasi Windows 10. Bayangkan, kamu hanya perlu menatap ke layar notebook, atau menyentuhkan jarimu di sensor fingerprint, dia sudah mengenalimu. 

Kayak sepasang kekasih, hanya saling pandang-pandangan saja sudah mengerti apa yang ada di dalam hati. Ciyeee… ciyeeee…. Bahasa kalbu.

Kamu bisa langsung kerja dan buka file-file yang kamu butuhkan. Tek-toknya cepet.

Kelebihan lainnya adalah kemampuan Wi-Fi. ZenBook 13 UX331UAL memiliki fitur Wi-Fi Master yang membuatnya mampu lebih cepat mentransfer meski jarak lebih jauh.  Kamu bisa menikmati streaming video FullHD YouTube yang lebih lancar meski dengan jarak 300 meter. Soal jarak, dia lebih unggul sekitar 65 meter dibanding dengan laptop lain yang tidak punya Wi-Fi Master. Soalnya Wi-Fi Master menawarkan kecepatan hingga 867Mbps atau sekitar 6x lebih cepat dibanding single-stream 802.11n. Ini memungkinkan kamu bisa bekerja dengan lebih leluasa di manapun kamu berada.

*centang* ✔

6. Laptop dengan batere awet

ZenBook ibarat kekasih yang bisa menjaga komitmennya untuk selalu bersama kamu. Apapun yang kamu kerjakan, dia sanggup mendampingi.  Saat digunakan secara multitasking non-stop, aplikasi pengukuran batere PCMark menunjukkan batere ZenBook 13 UX331UAL bisa memasok daya hingga 4 jam 43 menit. Tentunya, kalau penggunaan tidak terlalu intensif seperti pengujian benchmark tersebut, ASUS mengklaim batere laptop ini dapat bertahan hingga 15 jam. 


*centang* ✔


Melihat semua spesifikasi kelebihan ZenBook ini, kayaknya calon mertua macam Eleanor Young pun bakal sulit menolaknya. Semoga, cinta saya nggak bertepuk sebelah tangan. 


(Nieke Indrietta)



Foto-foto laptop ASUS diambil dari situs ini.