Menu

Percik Kata Nieke

Jumat, 15 Januari 2010

Satu Percakapan dengan Senja

Kali ini ada diam
Di satu pertemuan dengan senja
Entah aku yang enggan berbicara
Atau senja menyimpan kata-kata
Aku dan senja hanya saling menatap mata
Mungkin bicara dengan bahasa jiwa

"Kau menyerah?"
Akhirnya senja bicara
Memainkan rona mukanya
Biru ungu kuning jingga

Aku menggelengkan kepala. Masih enggan berkata-kata.





Senja menatapku penuh tanda tanya
Dia tak lagi memancing bicara
Hanya memandangku dengan rona keemasan
Memelukku dengan cahaya kehangatan

Lama, aku dan senja menikmati sunyi bersama
Sampai senja menghembuskan napasnya
Sekejap langit berganti rupa
Kali ini gerimis menari di udara

"Aku tahu...," bisik gerimis sembari memetik kecapi

Dentingnya pun memainkan harmoni
Dari langit ia menari ke bumi

"You're all i want... You're all i've ever needed. You're all i want, help me know You are near..." *)

Menekuk tubuh, meletakkan kepala
Menikmati rintik air di ujung senja
Ada senyum, di lubuk hati sana


*)mengutip MWS, "Draw Me Close"


17052009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hi... terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya. Terima kasih pula untuk sudah berkomentar dengan sopan, tidak meninggalkan spam dan tidak menggunakan LINK HIDUP di kolom komen. Untuk setiap komentar, saya upayakan kunjungan balik ke blog Anda untuk menjaga tali silaturahmi.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya tidak gunakan akun anonim.

Salam.